Contoh Pemakaian Sensor Photoelectric

Teori dasarnya anda bisa baca disini   atau disini atau disini

Sensor Photoelectric 

Prinsip kerja Sensor Photoelectric

Photoelectric sensor  bereaksi pada perubahan cahaya yang diterima.

Sensor Photoelectric Hokuyo PE-H2TY

Sensor Photoelectric Hokuyo PE-H2TY

Sensor Photoelectric Hokuyo PE-H2TY adalah sensor yang bekerja dengan prinsip seperti transistor sebagai saklar. Energi cahaya akan diubah menjadi suatu sinyal listrik. Adanya suatu reflector yang berfungsi untuk memantulkan cahaya yang dipancarkan oleh Photoelectric Hokuyo PE-H2TY.

Karakteristik yang dimiliki adalah sebagai berikut :

a. Beroperasi pada catu tegangan : 12 Volt – 24 Volt DC.

b. Arus yang dikonsumsi maksimal 20 miliampere

c. Sumber cahaya yang digunakan adalah LED merah

d. Memiliki penguat sendiri (diatur dengan potensiometer)

e. Jarak pendeteksian 10 – 100 mm

f. Waktu respon yang dimiliki 1 milidetik On dan 1 milidetik Off

g. Tegangan ripple harus kurang 10% dari tegangan sumber.

Keluaran sensor yaitu kaki 2 dapat langsung dihubungkan dengan pin interupt  INT sebagai masukan mikrokontroler .
LED didalam rangkaian ini berfungsi sebagai indikator apakah sensor dalam keadaan aktif atau tidak.Rangkaian sensor ini dicatu dengan 15 Volt. Sensor ini akan memberikan logika ‘1’ (tegangan 0 Volt Vdc) saat aktif dan memberikan logika ‘0’ (tegangan 15 Vdc) saat tidak aktif. Sinyal ini yang akan diproses oleh mikrokontroler .

rangkaian-sensor-photoelectric

Untuk mengaktifkan Photoelectric Hokuyo PE-H2TY dapat dipilih mode kerja sebagai berikut :

1. Dark ON

Saat tegangan keluaran sensor berlogika tinggi (24 Vdc) pada kondisi normalnya dan apabila ada benda yang menghalangi akan mengaktifkan transistor (terhubung ke ground) sehingga tegangan keluaran sensor akan berubah mejadi logika tinggi (24 Vdc)

2. Light ON

Saat tegangan keluaran sensor berlogika rendah (0 Vdc) pada kondisi normalnya dan apabila ada benda yang menghalangi akan mengaktifkan transistor (terhubung ke Vcc) sehingga tegangan keluaran sensor akan berubah menjadi logika rendah (0 Vdc).

Pemrograman dengan CodeVison

memprogram interupt-external dgn codewizard

Code Program
#include <mega8535.h>
#include <lcd.h>
#include <delay.h>
#include <stdio.h>

// Alphanumeric LCD Module functions
#asm
   .equ __lcd_port=0x15 ;PORTC
#endasm
int output;
// External Interrupt 0 service routine
interrupt [EXT_INT0] void ext_int0_isr(void)
{
// Place your code here
output =output + 1;
}
// Declare your global variables here
char tampung[10];
void main(void)
{

// External Interrupt(s) initialization
// INT0: On
// INT0 Mode: Low level

GICR|=0x40;
MCUCR=0x00;
MCUCSR=0x00;
GIFR=0x40;

lcd_init(16);

// Global enable interrupts
#asm("sei")
lcd_gotoxy(0,0);
lcd_putsf("output:");
while (1)
      {
      // Place your code here
sprintf(tampung,"%i ",output);
  lcd_gotoxy(7,0);
  lcd_puts(tampung);
  delay_ms(100);
      };
}
Advertisements

About pccontrol

Berisi Tutorial Menggunakan PC untuk mengontrol Peralatan dengan cara mudah & praktis.

Posted on 08/08/2011, in Tips & Trik. Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. min nama yang buat Blog ini siapa ya ?

Komentar ,Saran atau Pertanyaan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: